Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Agustus 2010

Ancaman Israel Terhadap Indonesia

Ancaman Israel terhadap Indonesia semakin nyata. Israel dengan menggunakan berbagai kedok terus berusaha mempenetrasi ke dalam kepentingan strategis Indonesia. Israel menginginkan Indonesia negeri muslim terbesar di dunia akan menjadi 'sekutu' nya yang permanen.

Langkah-langkah Israel akhir-akhir ini dengan menggunakan kedok kerjasama, atau perusahaan yang tidak menggunakan langsung asal negara, atau menggunakan negara fihak ketiga. Seperti belakangan adanya kerjasama antara pihak Telkomsel yang akan menggunakan teknologi dari Amdocs di dalam sistem billingnya yang sebelumnya mengaku sebagai perusahaan di AS.

Awalnya peusahaan Amdocs yang mengaku berbasis di AS, berhasil memenangkan tender dengan perusahaan seluler di Indonesia Telkomsel, anak perusahaan Telkom, yang akan menggunakan teknologi Israel dalam sistem billing. Ini akan membuka seluruh informasi penting tentang Indonesia, termasuk data-data yang strategis.

Kemenangan perusahaan Amdocs, yang memperoleh tender sebesar $ 120 juta dolar (Rp 1,2 triliun) itu, sekaligus akan menjadi ancaman keamanan nasional Indonesia. Israel akan mempunyai peluang untuk mendapatkan data informasi yang luar biasa dari kerjasama antara Telkomsel dengan Amdocs.
Padahal, di Irlandia tiga orang politisinya dari Socialist Workers Party (SWP), yaitu: Proinsias De Rossa MEP, Chris Andrews TD dan Richard Boyd Barrett menyerahkan petisi kepada Eircom, perusahaan telekomunikasi terbesar di Irlandia agar menolak kerjasama dengan konsorsium yang dipimpin oleh IBM, karena di dalamnya terdapat Amdocs, perusahaan penyedia billing system dari Israel. Petisi ini dikumpulkan oleh Kampanye Solidaritas Irlandia Palestina (IPSC) dan Gerakan Anti Perang Irlandia (IAWM). Demikian situs resmi SWP melaporkan.

Situs SWP selanjutnya menjelaskan bahwa Amdocs adalah penyedia software dan layanan billing dan operational support systems, yang juga adalah "key player" dalam ekonomi Israel dan didukung oleh pemerintah Israel. Amdocs memiliki basis pekerja di Israel dan sudah menyatakan dukungannya atas apa yang disebut "kebijakan keamanan" dari pemerintah Israel.

Tetapi, kasus Indonesia ini, memang tidak tanggung-tanggung, wakil pemerintah Amerika turun tangan untuk menjelaskan ini kepada menteri Indonesia, dan sang menteri langsung 'percaya' begitu saja atas penjelasan yang disampaikan oleh duta besar negara sekutu terdekat Israel itu.

Tifatul menyampaikan pernyataan dubes AS bahwa Amdocs adalah perusahaan Amerika yang tercatat di bursa New York dan beralamat di Missouri. Sehingga perusahaan tersebut selanjutnya diperbolehkan ikut di dalam tender pengadaan perangkat billing system Telkomsel.

Namun demikian, penelusuran di berbagai sumber memperlihatkan hal yang berbeda. Beberapa situs berita bisnis dan teknologi bereputasi di Amerika dan Israel bahkan situs Amdocs sendiri, melaporkan hal sebaliknya bahwa Amdocs tidak lain dan tidak bukan adalah perusahaan Israel.

Situs portal bisnis Allbusiness.com, dimiliki oleh The Dun & Bradstreet Corporation, pada tanggal 1 Februari 2000 dalam artikel berjudul "Shortage Of Software Professionals Forces Amdocs To Head For Ireland" menyatakan Amdocs Ltd sebagai salah satu perusahaan software management telekomunikasi Israel yang tercepat pertumbuhannya.

Situs portal teknologi Tmcnet.com, dimiliki oleh Technology Marketing Corporation yang berdiri sejak tahun 1972 melaporkan pada berita tanggal 3 Januari 2010 bahwa Indonesia memang tidak memboikot Amdocs Ltd, tapi karena alasan yang salah. Hal itu terjadi setelah dubes AS menginformasikan kepada menkominfo bahwa Amdocs adalah perusahaan AS. Dalam paragraf yang sama Tcmnet menyatakan: meskipun Amdocs dijalankan oleh orang Israel dan dianggap sebagai perusahaan Israel, ia terdaftar di Channel Islands dan bermarkas di St Louis, Missouri.

Tmcnet mengutip pernyataan di atas dari situs berita dan teknologi Israel sendiri, Globes.co.il, "Although Amdocs is run by Israelis and is considered an Israeli company, it is registered in the Channel Islands and headquartered in St. Louis, Missouri."

Situs berita Newsmax.com yang berbasis di Florida, AS, melaporkan dalam artikel "FBI Investigates Foreign Spy Ring –U.S. Companies Deny Involvement", pada tanggal 16 Januari 2002, bahwa FBI menyelidiki kegiatan spionase terhadap sistem penyadapan telepon dari penegak hukum AS, yang melibatkan hampir 100 orang warga negara Israel yang memiliki hubungan dengan dinas militer luar negeri dan intelijen.

Kegiatan spionase itu dilaporkan melibatkan pegawai dari dua perusahaan yang melakukan penyadapan untuk penegak hukum AS di tingkat lokal, negara bagian dan federal, yaitu Comverse Infosys and Amdocs. Meskipun pernyataan resmi kedua perusahaan itu membantah keterlibatan di dalam tuduhan mata-mata itu.

Televisi Foxnews pada tahun 2002 juga melaporkan dalam sebuah reportase tentang keterlibatan warga Israel dalam kegiatan mata-mata di AS. Dalam sebuah video cuplikan rekaman investigasi Foxnews yang dimuat di situs Youtube.com, reporter investigator Carl Cameron menyebutkan Amdocs sebagai sebuah perusahan telekomunikasi swasta yang berbasis di Israel.

Pada menit 1:08 di dalam rekaman tersebut Carl Cameron menyatakan "Most directory assistance calls, and virtually all call records and billing in the U.S. are done for the phone companies by Amdocs Ltd., an Israeli-based private telecommunications company."
Situs informasi investasi dan pendanaan, Fundinguniverse.com menjelaskan sejarah Amdocs Ltd.

Didirikan pada tahun 1982 dengan nama Aurec Information and Directory Systems. Pada tahun 1995 berganti nama menjadi Amdocs. Pada tahun 1998 terdaftar di New York Stock Exchange. Disebutkan pula awalnya berbasis di Ra'anana, Israel, di mana hingga kini sebagian besar aktifitas riset dan pengembangan berjalan dengan hampir separuh dari total karyawannya. Amdocs kemudian memindahkan pusatnya ke Chesterfield, Missouri, AS.

Di situs Amdocs sendiri, Amdocs mengakui mereka adalah founding member dari High-Tech Industry Association (HTIA) dan menjadi anggota direksinya. HTIA adalah asosiasi industri berteknologi tinggi di Israel, yang konferensinya pada bulan Juni tahun 2010 ini dibuka langsung oleh PM Israel Benjamin Netanyahu sebagaimana dilaporkan oleh situs kementerian luar negeri Israel sendiri.

Situs ekonomi terkemuka Forbes.com menyebutkan susunan direksi Amdocs. Di situ terlihat jelas nama-nama berbau Israel pada posisi kunci.

Di antaranya Ayal Shiran, Senior Vice President and Head of Customer Business Group, yang pernah berdinas di angkatan udara Israel, dan bertanggungjawab dalam berbagai proyek pengembangan sistem komputer untuk jet temput F-15 (yang sudah tak terhitung 'jasanya' dalam membunuh rakyat Palestina).

Lalu ada Dov Baharav, President and Chief Executive Officer, lulusan MBA dari University of Tel Aviv. Di dalam situs Amdocs.com sendiri, Dov digambarkan sebagai Israeli hi-tech entrepreneur.

Dov menjabat sejak tahun 2002 menggantikan Avi Naor, sang CEO sebelumnya. Avi Naor lahir di Haifa, pernah berdinas di angkatan darat Israel dan menjadi CEO Amdocs pada periode 1995-2002, dia termasuk seorang pendiri Amdocs pada tahun 1982. Sekarang Avi Naor aktif di Jewish Agency for Israel, salah satu lembaga pendukung zionis.

Kemudian ada Eli Gelman, direktur Amdocs, lulusan Technion-Israel Institute of Technology. Tahun ini Eli Gelman keluar dari Amdocs setelah 20 tahun berkarir di Amdocs, dan menjadi chairman dari Retalix, sebuah perusahaan software berbasis di Ra'anana, Israel.

Lalu ada Giora Yaron, direktur Amdocs sejak Juli 2009. Yaron juga menjabat chairman Yissum Research Development Company, perusahaan alih teknologi Hebrew University of Jerusalem. Juga penasehat direksi Rafael Advanced Defense Systems, Ltd, perusahaan riset pertahanan Israel

Lalu Nehemia Lemelbaum, direktur Amdocs sejak 2001. Sebelum bergabung ke Amdocs, dia bekerja di Contahal Ltd sebuah perusahaan software terkemuka Israel, dan sebelum itu, dari tahun 1967 hingga 1976 dia bekerja di kementerian komunikasi Israel.

Lalu Tamar Rapaport Dagim, Senior Vice President and Chief Financial Officer (CFO) Amdocs. Sebelum bergabung di Amdocs, dia menjadi CFO di Emblaze, perusahaan multimedia yang berpusat di Ra'anana, Israel.

Lalu Zohar Zisapel, direktur teknologi Amdocs, lulusan MBA dari Tel-Aviv University dan master teknik elektro dari Technion-Israel Institute of Technology. Dia juga pendiri RAD Data Communications Ltd., sebuah perusahaan komunikasi data kelas dunia yang berpusat di Israel. Zisapel juga dilaporkan pernah menjadi kepala departemen riset dan pengembangan di kementerian pertahanan Israel dari tahun 1978 hingga 1982.

Selain itu ada pula Yossi Vardi, komite penasehat Amdocs. Kelahiran Tel Aviv, lulusan Technion-Israel Institute of Technology, di website Amdocs disebut sebagai Israeli hi-tech entrepreneur.

Dari penelusuran ini, jelaslah bahwa Amdocs sejatinya memang perusahaan Israel, dengan orang-orang kunci yang berasal dari Israel bahkan mereka tercatat pernah menjadi bagian dari angkatan bersenjata Israel atau bekerja pada pemerintahan Israel.

Melihat kasus ini seharusnya DPR mempertanyakan kepada pemerintah yang telah memberikan peluang kepada Amdocs yang telah memenangkan tender dari Telkomsel, yang sebenarnya mempunyai implikasi terhadap keamanan dan kepentingan nasional Indonesia.

sumber :http://www.forumkami.com/forum/berita/52508-ancaman-israel-terhadap-indonesia.html

Jumat, 20 Agustus 2010

Anak Jalanan Dilatih Menjadi Teknisi Ponsel


BOGOR, KOMPAS.com - Sebanyak 100 pemuda dari 6 daerah yakni Bogor, Malang, Purwokerto, Yogyakarta, Cikampek, dan Medan mendapat pelatihan menjadi teknisi ponsel selama dua minggu. Hasil latihan akan langsung dipraktikkan sebagai teknisi ponsel di sepanjang jalur mudik pada musim lebaran tahun ini.

Pelatihan yang berlangsung pada 19 Agustus hingga 2 September 2010 di Masjid Atta'awun, Puncak, Bogor, ini didanai Telkomsel sebagai corporate social responsibility. Mereka akan ditempatkan di 23 titik posko Telkomsel Siaga yang akan melayani pelanggan Telkomsel selama mudik.

"Ini kali kedua kami laksanakan. Bedanya tahun ini kami undang adik-adik dari rumah singgah. Sebelumnya pelatihan ditawarkan secara terbuka sehingga kurang fokus," kata Aulia E. Marinto, Deputy VP Corporate Secretary Telkomsel saat membuka pelatihan tersebut, Kamis (19/8/2010). Ia mengatakan dari pelatihan ini diharapkan anak-anak jalanan memiliki bekal ketrampilan untuk berwirausaha dan tidak lagi kembali ke jalanan.

Peserta pelatihan tersebut antara lain dari Yayasna Rumah Singgah Bina Anak Pertiwi, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kemudian dari Yayasan Rumah Singgah Anak Kurnia, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Selain anak-anak jalanan, pelatihan teknisi ponsel juga diberikan kepada sejumlah anak cacat tuna daksa seperti dari Persatuan Penyandang Cacat Sleman, DI Yogyakarta.

Program pelatihan menitikberatkan pada pembekalan teknik dasar reparasi ponsel dan strategi bisnisnya guna membuka wacana bagi para pemuda yang menjadi peserta untuk dapat mengembangkan potensi diri dalam berwirausaha. Pelatihan ini merupakan kombinasi dari teori dan praktik, mulai dari pengenalan komponen ponsel, peralatan reparasi, hingga simulasi berbagai kasus kerusakan ponsel dan cara penanganannya.

GM Corporate Social Responsibility Telkomsel Tubagus Husniyullah mengatakan, "Kegiatan yang ditujukan bagi komunitas anak jalanan dan anak cacat ini juga bermanfaat dalam membentuk konsep berfikir ke arah yang positif, bahwa sesungguhnya para pemuda memiliki potensi untuk berkarya dan hidup mandiri. Oleh karenanya kami memfasilitasi mereka dengan materi pelatihan yang bermanfaat dan berguna untuk peningkatan potensi diri tersebut."

Usai pelatihan, setiap peserta mendapat kesempatan untuk mempraktekan keahlian mereka di sejumlah posko Telkomsel Siaga di 23 titik sepanjang jalur mudik utama dan tempat wisata seperti di Jam Gadang Bukit Tinggi, Pelabuhan Bakaheuni, Kebun Binatang Ragunan, Grojogansewu Tawangmangu, Batu Raden Purwokerto, Pantai Pasir Putih, Taman Safari Pandaan, dan Pantai Kuta.

Di posko tersebut, peserta akan menjaga counter reparasi ponsel gratis pada tanggal 5-19 September 2010, yang dapat dinikmati masyarakat yang sedang mudik atau berwisata melalui daerah-daerah tersebut. Mereka siap memberikan pelayanan konsultasi dan penanganan reparasi ringan. Di counter tersebut juga tersedia penjualan kartu perdana, isi pulsa, serta layanan kesehatan.

Kamis, 15 Juli 2010

Kandang Panda Pakai AC

KOMPAS.com — Hawa panas yang melanda kawasan China daratan memang membuat repot. Hal itu khususnya bagi para pengelola kebun binatang di Negeri Tembok Besar itu.

China Daily pada Selasa (6/7/2010) menulis, Kebun Binatang Buas di Shanghai, di Distrik Nanhai, bahkan memasang pendingin udara (AC) di kandang panda. Kebun binatang itu memang memiliki 10 panda.

Total, ada enam AC yang dipasang di kandang tersebut. "Ini untuk mempertahankan suhu ruangan 20 hingga 25 derajat celsius," kata Su Feilong, petugas.

Inilah SUV 4x4 yang Bisa Jadi Helikopter



TEXAS, KOMPAS.com — Helikopter ini seperti autobot di film Transformers karena bisa berubah menjadi kendaraan darat SUV 4 x 4. Mungkin suatu hari nanti, helikopter serba guna ini akan digunakan oleh pasukan Amerika Serikat di Irak dan Afganistan untuk membantu mereka menghindari ancaman bom pinggir jalan.

Desain kendaraan ini sangat futuristik. Desainnya merupakan gagasan paling inovatif yang berbasis dari pengembangan Pesawat AVX Texas.

Kendaraan ini bisa membawa empat tentara lengkap dan menempuh perjalanan 250 mil untuk perjalanan darat dan udara dengan tangki bahan bakar tunggal.

Pihak perusahaan pengembang mengatakan, setiap prajurit dijamin dapat mengendarai sekaligus menerbangkan kendaraan tersebut tanpa harus memiliki lisensi pilot.

Motor jet yang digunakan sebagai mesin pendorong saat terbang langsung menyesuaikan diri saat kendaraan ini berubah menjadi SUV 4 x 4. Perubahan tersebut hanya membutuhkan waktu satu menit.

"Kendaraan ini sangat cocok digunakan di Irak dan Afganistan, tempat pasukan kerap menghadapi bahaya bom pinggir jalan," kata juru bicara perusahaan.

Saat ini Pentagon sedang mempertimbangkan masalah desain. Desain ini penting karena keselamatan tentara merupakan prioritas pertama, baik pada saat di udara maupun ketika bergerak di darat.

Kendaraan jenis AVX ini bisa terbang dengan kecepatan 140 mph, berada di jalan dengan kecepatan 86 mph, dan di medan tempur 30 mph.

Kendaraan ini mampu mengangkut sekitar 520 kg bahan bakar. "Namun, pihak perusahaan belum berpikir memproduksi kendaraan tersebut untuk kepentingan komersial, meskipun saat ini prototipe kendaraan ini dalam tahap penyelesaian," katanya.

Pria Mabuk Ini Bercanda dengan Buaya

SYDNEY, KOMPAS.com — Seorang pria Australia beruntung masih hidup setelah dalam keadaan mabuk memanjat pagar kandang buaya dan menunggangi hewan reptil buas sepanjang lima meter yang diberi nama Fatso itu.


Pria yang berusia 36 tahun itu melompati pagar kandang binatang buas tersebut setelah diusir dari sebuah pub di kota Broome, Australia barat-laut, Senin tengah malam.

Ia lalu berusaha duduk di punggung reptil raksasa itu. "Ia mula-mula memanjat dan masuk ke kandang berisi dua buaya betina sebelum mendekati buaya jantan sepanjang lima meter bernama Fatso," kata seorang juru bicara polisi, Selasa (13/7/2010).

"Kaki kanan pria itu digigit sewaktu ia berusaha duduk di punggungnya. Ia dengan susah payah meloloskan diri dan kembali ke pub sambil menunggu ambulans dihubungi," katanya.

Pemilik pub, Mark Phillips, mengatakan bahwa stafnya memberi tahu bahwa pria tersebut muncul lagi sekitar pukul 23.00 dengan luka bekas gigitan dan ada daging menggelantung dari bagian tubuhnya.

"Mereka mengatakan, ada daging yang mengelupas di kakinya dan kondisi semacam itulah," kata Phillips kepada jejaring thewest.com.au.

Ia menjalani operasi karena menderita cabikan parah. Pengelola taman Malcolm Douglas mengatakan, pria itu beruntung bisa selamat akibat perbuatannya mendekati buaya berbobot 800 kilogram tersebut.

"Buaya itu tidak membunuh dia sebab hewan tersebut terjepit di pojok," kata Douglas kepada thewest.com.au.

Douglas mengatakan, Fatso, salah satu reptil paling besar di taman itu, dapat menghancurkan tulang seorang pria hanya dengan satu gigitan.

Sebagai gambaran, rata-rata dua orang tewas setiap tahun di Australia akibat serangan dari buaya yang agresif. Buaya ini dapat memiliki panjang sampai tujuh meter dengan berat lebih dari satu ton.

Bintang Ini 20 Kali Lebih Besar dari Matahari

VIVAnews - Suatu teleskop luar angkasa berhasil memotret sekumpulan bintang yang berada di galaksi lain. Salah satunya adalah sebuah bintang muda yang diyakini berukuran 20 kali lebih besar dari matahari.

Demikian ungkap ilmuwan yang bekerja sama dengan peneliti dari Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Peneliti NASA, Stefan Kraus dan astronom dari Universitas Michigan, Ann Arbor, mengungkapkan bahwa penemuan itu dalam rangka meneliti bagaimana bintang-bintang besar lahir di jagat lain.

Seperti dikutip di laman resmi NASA, Rabu 14 Juli 2010, Kraus mengungkapkan bahwa Teleskop Luar Angkasa milik NASA, Spitzer, berhasil merekam gambar suatu bintang yang dinamakan IRAS 13481-6124. Gambar dari Teleskop Spitzer itu juga didukung oleh pantauan dari stasiun teleskop di Chile.

Bintang itu berlokasi di konstelasi Centaurus, yang berjarak 10.000 tahun cahaya. Massa IRAS 20 kali lebih besar dari matahari. "Ini merupakan kali pertama benda seperti itu bisa terpantau," kata Kraus.

Melalui pencitraan Spitzer, para peneliti juga menyaksikan bahwa bintang itu dikelilingi oleh kumpulan gas dan debu sehingga menyerupai cakram. Fenomena seperti juga terjadi pada bintang-bintang yang lain. "Cakram itu sangat mirip dengan apa yang telah kami lihat pada bintang-bintang muda, yang bentuknya lebih kecil, namun tetap saja besar," kata Kraus.

Menurut dia, gambar dari Spitzer kali ini menghasilkan citra yang lebih jelas dari yang pernah diperlihatkan sehingga membantu para ilmuwan untuk memahami lebih baik akan lahirnya bintang di jagat lain.

Kuburan Padukan Hip Hop, Angklung Dan Religi


Kapanlagi.com Memasukkan instrumen angklung, yang merupakan alat musik tradisional dari negeri Pasundan ke dalam musik yang bernafas religi dengan memadukan hip-hop, pop, dan rock rasanya menjadi satu nilai plus Kuburan Band dalam single terbarunya Buka Puasa.

Berangkat dari judul membuat mereka tidak mau disebut single ini single religi, mereka lebih suka menamakan lagu single Buka Puasa sebagai lagu bulan puasa.

Single yang proses pembuatan video clipnya berlangsung pada rabu (14/07) di Studio The Loops, di kawasan Cipete, Jakarta Selatan ini memang rencananya akan dilepas saat memasuki bulan suci Ramadhan, awal bulan Agustus 2010 mendatang.

Memadukan unsur indoor dan outdoor dalam proses pembuatan video clip Buka Puasa semata untuk membangun gerak dinamis sesuai dengan irama lagunya yang nge-beat, lengkap dengan atribut topeng coret di wajah mereka, meski mengenakan baju koko warna merah yang dipadukan celana panjang hitam ketat dengan boots ala rocker.

Hal ini ditujukan untuk membangkitkan kembali gairah orang yang letih berpuasa untuk kembali semangat bila mengingat nikmatnya saat berbuka puasa. (kpl/bbm/faj)

Siswa Belajar di Kandang Kambing

Siswa Belajar di Kandang Kambing

Liputan6.com, Serang: Tahun ajaran baru sudah dimulai. Kendati begitu, sebuah sekolah di Serang, Banten, menyelenggarakan kegiatan pendidikan bagi siswa-siswanya di kandang kambing, Kamis (15/7). Namun, para siswa di sekolah itu tetap bersuka cita.

Menurut Suhaeri, pengelola di sekolah itu, pihaknya sudah meminta bantuan ke Pemda setempat sejak lama. "Namun harapannya menggantung di langit," katanya.

Keprihatinan juga terjadi di Bone, Sulawesi Selatan. Para siswa sebuah sekolah di daerah itu belajar di tengah sawah. Ketersediaan sarana dan ketidakpedulian pemda setempat membuat sekolah itu laksana sekolah alam di kota-kota besar.

Keadaan tersebut makin memperjelas potret pendidikan di desa. Padahal, anggaran bidang pendidikan telah ditambah.(BJK/SHA)

Terungkap, "Misteri Baru" Lukisan da Vinci

VIVAnews - Pemugaran lukisan berjudul "Virgin of the Rocks" berhasil mengungkapkan detail-detail yang selama ini sulit untuk dilihat secara kasat mata. Pemugaran itu juga menunjukkan bahwa lukisan tersebut dibuat sendiri oleh sang maestro, Leonardo da Vinci, tanpa bantuan asistennya, seperti yang sering diduga.

Demikian menurut pengelola museum National Gallery di London, Inggris, Rabu 14 Juli 2010. Museum itu mengerahkan tim untuk memugar lukisan Virgin of the Rocks, yang membutuhkan waktu selama 18 bulan.

Pemugaran itu diantaranya membersihkan lapisan pernis pada lukisan yang kualitasnya sudah jauh menurun sejak terakhir dipugar di penghujung dekade 1940-an sehingga membuat lukisan terlihat buram.

Pembersihan pernis lama tersebut memungkinkan para pakar untuk melihat lebih dekat goresan-goresan asli da Vinci melalui kuas. Pembersihan itu mengungkapkan gaya melukis da Vinci, terutama di bagian-bagian yang gelap. Ini memberi kesan bahwa da Vinci membuat goresan-goresan yang khas pada gambar bebatuan.

Restorasi itu juga menegaskan bahwa da Vinci tampaknya melukis sendirian dan sengaja membuatnya tidak selesai.

Proyek pemugaran menunjukkan adanya bekas sketsa tangan pada gambar malaikat hingga gambar kepala tokoh-tokoh utama di lukisan itu. Ini konsisten dengan karya-karya da Vinci lainnya.

Dikenal sebagai "perfeksionis sejati," da Vinci diduga meninggalkan lukisan itu dalam keadaan belum selesai karena saat itu dia berharap bisa menyelesaikannya di lain waktu. Demikian ungkap juru bicara museum, Thomas Almeroth-Williams.

Di masa lampau, para cendekia yakin bahwa da Vinci dibantu oleh sejumlah asisten saat mengerjakan Virgin of the Rocks. Ini berdasarkan asumsi adanya guratan-guratan yang terlihat berbeda.

Lukisan itu diduga dibuat antara 1491 hingga 1508. Pada 2005, menggunakan teknologi infra merah, para pakar menemukan dua bentuk sketsa yang tersembunyi di bawah permukaan lukisan. Bentuk yang satu tidak pernah dilukis, sedangkan yang lain mengungkapkan bahwa da Vinci berulang kali berubah pikiran atas subyek yang ingin dia gambar.

Setelah dipugar, lukisan itu sejak Rabu lalu dipamerkan kembali di National Gallery. (Associated Press)

Anak Umur 6 Tahun "Mengemudi", Empat Kendaraan Rusak

Beijing (ANTARA/Xinhuanet-OANA) - Empat kendaraan, termasuk minibus yang "sedang dikemudikan" oleh anak lelaki yang berusia 6 tahun, penyok-penyok sebelum satu pohon menghentikan laju minibus itu pada 3 Juli di dekat istana budaya kabupaten Yiyang, Provinsi Yiangxi.

Bocah laki-laki yang tak diidentifikasi tersebut, yang selama tanpa cedera, memutuskan "untuk menyetir" minibus itu setelah ayahnya memarkir kendaraan itu dan membawa kuncinya sewakti ia pergi ke satu toko buku.

Anak tersebut melepaskan rem tangan dan menggerakkan persneling ke posisi netral sehingga minibus itu "nyelonong" menuruni lereng tempat kendaraan tersebut diparkir.

Minibus itu, yang tak bisa dikemudikan olah bocah lelaki tersebut, menabrak dua mobil sebelum menghantam pohon yang berada 100 meter dari tempat asal kendaraan itu.

"Untungnya, tak ada orang yang cedera. Benar-benar berbahaya," kata ayah anak lelaki tersebut, saat putranya berdiri dan kelihatan seakan-akan tak terjadi apa-apa.

Belakangan polisi tiba di tempat kejadian untuk membawa sang ayah guna menghadapi interogasi lebih lanjut.